Tag: terpal plastik

Ingin Tahu Manfaat Ikan Mujair Bagi Tubuh! Ini Dia Cara Jitu Membudidayakannya

ikan mujair

Ikan Mujair atau nama ilmiahnya Oreochromis Mossambicus yaitu jenis ikan air tawar yang banyak dan sering dikonsumsi oleh masyarakat sebab mempunyai daging yang cukup lezat. Ikan ini tersebar di daerah perairan Afrika serta Indonesia, di perairan Indonesia ikan mujair pertama kali ditemukan pada tahun 1939 di muara sungai serang. Ikan ini mempunyai ukuran yang sedang dengan panjang sekitar 40cm, mempunyai bentuk tubuh yang pipih dengan warna tubuh hitam, abu-abu, kuning ataupun kecoklatan. Umumnya orang banyak memilih budidaya ikan mujair karena gampang untuk di budidayakan dan juga ikan mujair mempunyai banyak manfaat serta khasiat untuk kesehatan seperti :

1. Membantu Perkembangan Sel Otak
Semua jenis ikan mengandung asam amino essensial yang sangat bagus untuk otak. Walaupun sudah dimasak dengan suhu tinggi, asam amino essensial ini tak rusak. Fungsi dari asam amino essensial yaitu mempercepat pertumbuhan sel dalam tubuh, terutama pada sel-sel otak. Ternyata ikan mujair juga bisa membantu perkembangan sel otak.

2. Mengandung Vit B-Kompleks
Vit B-Kompleks dianggap sebagai raja multivitamin sebab mempunyai efek yang cukup dasyat bagi tubuh.

3. Membuat Bola Mata Jadi Jernih
Vit A tak hanya ada di dalam wortel dan tomat saja tetapi juga ada pada ikan Mujair. Jika anda banyak makan makanan yang mengandung vit A, maka penglihatan bola mata jadi jernih.

4. Memperbaiki Fungsi Tiroid
Tiroid mempunyai fungsi untuk menopang daya tahan tubuh dan pertumbuhan tubuh. Apabila pada tubuh anda mempunyai kelenjar dan sel tiroid yang sangat bagus, maka daya tahan tubuh serta pertumbuhan yang sangat baik.

5. Menurunkan Kadar Trigliserida dalam Darah
Trigliserida yaitu zat yang mengalir dalam darah seperti lemak baik HDL dan lemak jahat LDL. Zat ini sangat baik untuk tubuh sebab bisa menjadi sumber energi. Tetapi jika terlalu kelebihan Trigliserida bisa mengakibatkan seseorang terkena penyakit Angina Pectoris, semacam penyakit angin duduk yang membuat dada terasa nyeri.

6. Mencegah Penuaan Dini
Pada ikan mujair terdapat kandungan zat selenium yang manfaatnya untuk menjaga kesehatan dan meremajakan kulit Anda.

7. Membantu Progam Diet
Dalam kandungan ikan ini kaya akan manfaat protein, tetapi disamping itu ikan mujair termasuk salah satu jenis ikan yang rendah kalori. Sebab mempunyai kandungan kalori yang rendah, membuat ikan mujair sangat cocok untuk menu ketika melaksanakan progam diet.

8. Mencegah Kanker Prostat
Kadungan selenium pada ikan mujair berfungsi untuk antioksidan alami tubuh. Selenium sangat berfungsi untuk menangkal radikal bebas. Karena adanya zat tersebut bisa menghambat proses regenerasi sel yang tak normal.

9. Membantu Pertumbuhan dan Perkembangan Tubuh
Khasiat ikan muajir yang lainnya yaitu untuk membangun tubuh. Ikan mujair juga mengandung protein bermanfaat untuk menjaga dan membantu pertumbuhan otot.

10. Meningkatkan Kinerja Otak
Kandungan omega 3 dan kalium pada ikan mujair bisa meningkatkan fungsi dari neurologis dan kinerja otak. Dimana kalium bisa meningkatkan oksigenasi ke otak dan bisa menyeimbangkan cairan di dalam tubuh kita.

Baca Juga :

Pembudidayaan ikan mujair bisa dilaksanakan di kolam beton ataupun kolam terpal. Berikut ini cara membudidayakannya pada kolam terpal :

a. Pemilihan Indukan Ikan Mujair
Pastikan pemilihan indukan cukup baik, sehat, produktivitas benih cukup besar dan berkualitas baik, respon ketika diberi pakan, dan mempunyai berat sekitar 100gr. Untuk menentukan induk ikan mujair betina dan jantan anda bisa melihat dari fisiknya, seperti berikut ini :

*Betina :
– Terdapat 3 lubang pada bagian urogenetial, yaitu dubur, lubang pengeluaran telur serta lubang urine
– Di ujung sirip ada warna kemerah-merahan pucat tak jelas
– Untuk perut ikan betina berwarna lebih putih
– Mempunyai dagu berwarna putih
– Jika bagian perut diurut tak mengeluarkan cairan

*Jantan :
– Pada urogenetial terdapat 2 lubang yaitu anus serta lubang sperma merangkap lubang urine
– Ujung sirip terdapat warna kemerahan terang serta jelas
– Warna perut ikan jantan lebih gelap

b. Pemijahan Ikan Mujair
Sediakan kolam dengan ukuran sekitar 3m x 4m untuk pemijahan, isikan air dengan dalam sekitar 60cm serta bagian dasar kolam berikan lumpur halus supaya ikan mujair lebih gampang ketika membuat sarang. Langkah berikutnya sesudah kolam siap yaitu masukan indukan dalam kolam dengan perbandingan antara jantan dan betina yaitu 3 : 2.

Sesudah pembuahan selesai, telur akan dikumpulkan dan dijaga induk betina di dalam mulutnya untuk inkubasi sampai telur menetas. Sesudah sekitar 3–5 hari dari pembuahan telur akan menetas. Dan sesudah 2 minggu menetas maka larva ikan akan dilepas indukan supaya bisa mencari makanan sendiri.

c. Persiapan Kolam Budidaya
Kolam untuk budidaya ikan mujair bisa berupa kolam terpal, kolam tanah ataupun kolam semen. Apabila lokasi sudah ditentukan, berikutnya buatlah kolam dengan ukuran 50 x 50 x 100 m2 atau disesuaikan dengan keinginan dan keperluan anda. Apabila kolam sudah siap berikutnya laksanakan pengeringan selama 2-3 minggu. Kemudian laksanakan proses pengapuran dan diamkan kembali selama 4-5 hari.

d. Penebaran benih
Jika benih dan kolam sudah siap, segera laksanakan penebaran benih ikan mujair, untuk menghasilkan ikan dengan kuantitas yang sudah ditargetkan. Ketika melaksanakan penebaran benih ikan mujair, tak ada aturan khusus mengenai kepadatan benih ikan mujair dalam kolam. Ketika proses penebaran benih ikan mujair yang paling optimal yaitu pada pagi hari atau sore hari. Dengan perawatan dan pemberian pakan yang baik, ikan mujair bisa dipanen sesudah 3 bulan. Untuk memperoleh benih berikutnya, umumnya para pembudidaya menyisakan beberapa mujair dewasa jantan dan betina sesudah pemanenan untuk pemijhan yang berikutnya.

e. Pemberian Pakan Ikan Mujair
Ikan mujair tergolong jeis ikan omnivora jadi gampang ketika pemberian pakan. Umumnya benih ikan mujail akan memakan plankton ataupun hewan kecil dan ketika sudah dewasa akan memakan lumut, daun, serangga kecil, cacing, ataupun ikan kecil.
Sebaiknya ketika budidaya ikan mujair tak terlalu sering memberi pakan pelet buatan pabrik karena ikan mujair jenis ikan yang sangat rakus dikhawatirkan biaya produksi akan lebih tinggi dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh. Sebab itu, sebaiknya beri pakan alami atau pakan yang berasal dari sisa rumah tangga seperti daun kangkung, kubis, atau wortel. Pemberian pelet hanya untuk pakan tambahan. Pemberian pakan ikan mujair dilaksanakan sebanyak 2-3 kali 1 hari yaitu pada pagi hari, siang hari, serta sore hari.

f. Pergantian Air Kolam
Untuk pergantian air kolam laksanakan secara teratur yaitu 2-3 minggu 1 kali supaya tak terjadi penumpukan sisa makanan terlalu berlebih yang bisa mengakibatkan serangan penyakit pada ikan.

g. Pemanenan Ikan Mujair
Ikan mujair sudah siap dipanen sekitar 4-5 bulan dari penebaran benih. Pemanenan ikan mujair bisa dilaksanakan dengan cara pengeringan kolam, penjaringan ataupun dengan cara penangkapan.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Terpal Plastik untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 5 roll, ukuran khusus 20 lembar/ukuran
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

6 Cara Sukses Budidaya Ikan Patin Dengan Kolam Terpal, Lebih Murah Dan Awet

ikan patin

Budidaya ikan patin semakin banyak muncul serta berkembang. Hal ini tentu menyesuaikan dengan keperluan akan konsumsi ikan patin yang semakin meningkat. Ikan patin banyak disukai dan diminati karena tekstur dagingnya yang lembut, gurih dan khas. Bahkan beberapa sajian makanan yang berbahan ikan patin seperti pindang patin banyak diburu dan disukai oleh sebagian masyarakat.

Karena itulah yang membuat ikan patin mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Untuk harga ikan patin segar perkilo gramnya juga cukup tinggi serta stabil. Dengan melihat peluang tersebut serta potensi yang masih tinggi. Pastinya tak perlu berfikir panjang lagi mari mencoba bisnis budidaya ikan patin.

Ikan ini mempunyai banyak jenis serta spesies yang tersebar luas diseluruh indonesia dan semua jenis ikan tersebut bisa dikonsumsi. Ikan patin yaitu ikan air tawar, faktor utama ketika akan membudidayakan nya yaitu anda harus benar-benar memperhatikan habitat hidupnya.

Cara budidaya ikan patin sangat gampang yaitu di kolam. Tetapi, seiring dengan berjalannya waktu kolam terpal lebih dipilih karena lebih ekonomis, murah serta praktis. Tak hanya itu ikan patin pun tak memerlukan kondisi yang khusus, ikan patin sangat gampang beradaptasi dengan lingkungan. Berikut ini 6 cara budidaya ikan patin di kolam terpal bagi para pemula.

1. Pemilihan Benih

Pemilihan benih yang tepat akan menentukan kualitas dan lama waktu panen. Untuk bisa memperoleh benih ikan patin anda bisa melaksanakan pemijahan sendiri.

Atau apabila anda tak ingin repot untuk melaksanakan pemijahan sendiri dan takut mengalami kegagalan maka anda bisa membeli benih di Balai Benih Ikan yang ada di daerah anda. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika akan membeli benih ikan patin, yaitu :

* Janganlah terlalu jauh ketika membeli benih dari lokasi rumah anda tujuannya untuk menghindari kematian benih ikan patin selama diperjalanan.
* Benih ikan patin dibeli ketika kolam sudah siap untuk diisi.
* Harga benih sangat tergantung pada jenis serta ukuran benih, semakin besar ukuran tentu waktu panen akan semakin cepat.
* Pilihlah benih yang ukurannya seragam dan mengkilap.
* Tak ada cacat ataupun luka pada tubuhnya serta terbebas dari hama dan penyakit.
* Benih ikan patin bergerak bebas dan lincah, dan
* Bawalah benih dengan hati-hati apabila memakai kantong plastik maka perhatikan kadar oksigen di dalam kantong plastik.

Baca Juga :

2. Pembuatan Kolam Terpal

Kolam ikan yang asalnya dari terpal umumnya dibuat dengan tujuan supaya budidaya lebih hemat dan efisien. Tak hanya itu kolam terpal juga bisa menyesuaikan dengan luas lahan yang Anda punya yang paling penting ketika sudah tak lagi dipakai kolam terpal bisa langsung dibongkar tanpa meninggalkan kerusakan pada tanah.

Berikut ini tahapan pembutan kolam terpal dalam budidaya ikan patin :

* Pakailah terpal plastik dengan kualitas paling bagus. Jika anda binggung pakailah terpal dengan ketebalan A5 atau A6 yang mampu bertahan selama sekitar 5 tahun.
* Ukuran terpal yang umum dipakai dengan panjang terpal plastik sekitar 8m-12m dan lebar 6m-8m.
* Dengan memakai terpal tersebut maka akan diperoleh ukuran kolam dengan lebar 4m-6m, panjang 8m-10m dengan tinggi sekitar 1m.
* Kemudian ratakan terlebih dulu lahan yang akan dipakai untuk alas kolam terpal memakai cangkul.
* Apabila di perlukan buat saluran air pada bagian tengah kolam yang nantinya akan dipakai ketika masa penen.
* Kemudian tebarkan pasir halus dengan ketebalan sekitar 10cm pada luas daerah yang akan di buat kolam terpal.
* Untuk penyangga bagian pojok kolam terpal agar tetap berdiri kokoh anda bisa memakai tiang dan anyaman bambu atau karung. Pastikan tiang penyangga benar-benar kuat dan mampu menahan air di dalam kolam
* Pasang terpal pada peyangga dengan bentuk persegi panjang dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

3. Penebaran Benih Kedalam Kolam Terpal

Jika kolam terpal sudah jadi maka tahap selanjutnya yaitu menebar benih kedalam kolam. Tetapi sebelum melaksanakan penebaran terlebih dulu benih ikan patin harus diberi treathment aklimatisasi dan juga perhatikan faktor penting seperti dibawah ini :

* Untuk air kolam pastikan sudah ditumbuhi plankton untuk pakan ikan patin alami.
* Untuk kedalaman air pertahankan sekitar 50cm dari dasar kolam.
* Kualitas air kolam sudah memenuhi syarat untuk proses budidaya. * Kemudian anda bisa membeli benih dan menebarkannya di kolam.
* Jika benih sudah di lokasi maka segera masukkan wadah plastik benih kedalam kolam selama 15-20 menit untuk menyesuaikan suhu air di dalam kantong plastik dengan suhu air di kolam terpal.
* Waktu yang sesuai untuk menebar benih yaitu ketika pagi hari atau sore hari. Karena pada waktu tersebut suhu air tak begitu panas.
* Ketika suhu sudah sesuai tahap berikutnya yaitu memiringkan kantong plastik benih dan membuka ikatannya, kemudian biarkan benih ikan patin begerak keluar dengan sendirinya.
* Sesuaikan kepadatan penebaran benih ikan patin dengan ukuran kolam, dan usahakan jangan terlalu padat, tujuannya untuk menghindarkan persaingan perebutan pakan antar ikan.

4. Pemberian Pakan

Pakan pelet ikan diberikan dengan komposisi 3/4 dari bobot tubuh ikan setiap hari yang ada di kolam. Ketika benih ukurannya masih kecil pemberian pakan harus lebih sering sebanyak 4-5 kali. Dan berkurang cukup hanya 3 kali dalam 1 hari ketika ikan patin sudah memasuki masa siap panen.

Pemberian pakan dilaksanakan dengan menaburkan pakan secara merata pada permukaan kolam. Cara pemberian pakan berikan secara bertahap, tambahkan jumlah pakan ketika ikan masih agresif dan kurangi jumlah ketika ikan mulai malas menyambut pakan.

5. Pemeliharaan Rutin

Dalam budidaya ikan patin ada beberapa aspek pemeliharaan yang wajib Anda perhatikan. Berbeda dengan cara budidaya ikan air tawar lainnya, pengelolaan air harus dilaksanakan dengan baik serta memperhatikan faktor seperti berikut :

* Kerjakan penggantian air secara rutin dengan frekuensi 2-3 minggu 1 kali.
* Tujuannya untuk membuang sisa kotoran makanan, amoniak dan kotoran ikan yang ada di dalam kolam.
* Laksanakan pergantian air kolam secara bertahap dengan membuang 1/3 bagian dasar kolam dulu.
* Kemudian berikan tambahan air bersih kedalam kolam secara perlahan.
* Apabila sudah memasuki musim kemarau anda harus secara intensif memperhatikan kondisi volume air kolam, karena ketika musim kemarau air akan lebih cepat menguap.
* Dan segera tambahkan air ketika volume air mulai berkurang.

6. Ikan Patin Siap Di Panen

Untuk pemanenan ikan patin apabila sudah berumur sekitar 5-6 bulan sesudah benih di tebar. Ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan ketika panen ikan patin yaitu :

* Keringkan air pada dalam kolam dan sisakan air sebanyak 1/3 bagian saja.
* Kemudian pakailah jaring untuk mengangkap ikan patin.
* Laksanakan pemanenan dengan hati-hati supaya tak ada luka pada tubuh ikan patin.
* Kemudian segera masukkan hasil panen kedalam air segar.
* Untuk menjaga kesegaran ikan patin pakailah air dengan suhu 20 derajat celcius di dalam kantong plastik transparan.
* Kemudian jangan lupa untuk menambahkan oksigen pada kantong plastik supaya ikan bisa tetap hidup.
* Jangan mengisi kantong terlalu padat.
* Laksanakan pengangkutan hasil panen pada pagi hari atau sore hari.

Yang paling utama ketika budidaya ikan patin ini yaitu ketelatenan serta kesabaran. Dengan begitu maka kesuksesan akan bisa menghampiri anda dalam waktu yang cukup cepat.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Terpal Plastik untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 5 roll, ukuran khusus 20 lembar/ukuran
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

15 Cara Mudah Budidaya Gurame Di Kolam Terpal, Tak Perlu Modal Besar

ikan gurame

Ikan gurame yaitu salah satu jenis ikan yang banyak dibudidayakan untuk tujuan usaha. Ikan gurame bisa diolah menjadi makanan yang lezat dan bisa menggugah selera dengan berbagai cara seperti digoreng, digulai, dibakar, dan lain sebagainya.

Ikan gurame tak hanya disenangi oleh masyarakat Indonesia, orang luar di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan juga sangat menyukai ikan yang mempunyai nama latin osphronemus goramy ini untuk santapan. Oleh sebab itu bagi anda yang berminat membudidayakan ikan tetapi masih bingung dengan jenis ikannya bisa menjadikan gurame sebagai salah satu pilihannya.

Umumnya budidaya ikan gurame ini di tempat yang luas serta mempunyai air yang mengalir dalam jumlah cukup banyak jadi ikan ini dibudidaya di empang atau kolam besar. Sebab itu usaha gurame dipandang sebagai jenis usaha yang memerlukan modal yang besar jadi sebagian orang enggan mencobanya. Padahal gurame juga bisa dibudidayakan dengan dana yang terbatas.

Salah satu caranya yaitu dengan membudidayakannya memakai media kolam terpal jadi biaya persiapan dan perawatannya lebih murah. Walaupun ikan gurame dikenal memerlukan tempat yang luas dan air yang banyak tetapi kita juga bisa membudidayakannya di kolam terpal, dengan catatan jumlah ikan sesuai dengan luas kolam jadi ikan bisa tumbuh dengan baik.

Untuk anda yang tertarik mencoba budidaya ikan gurame memakai kolam terpal berikut ini cara yang harus anda laksanakan :

1. Tentukan Jenis kolam Terpal

Tahap awal yang harus dilaksanakan yaitu menentukan jenis kolam terpal yang akan dipakai. Anda bisa menentukan hal ini sesuai kondisi tempat dan modal yang anda punya. Ada kolam terpal yang dindingnya dibuat dari rangka kayu ataupun pipa, ada juga yang dindingnya dibangun memakai batu bata. Anda juga bisa membuat kolam terpal dengan menggali tanah dan memakai terpal untuk alas. Setiap jenis kolam mempunyai kelebihan dan kekurangan.

2. Tentukan Ukuran Kolam Terpal

Sesudah itu tentukan ukuran kolam yang akan dibuat tergantung luas lahan yang Anda punya serta jumlah benih yang akan dibudidayakan. Contohnya anda akan memakai lahan pekarangan yang masih menganggur atau menyewa lahan sempit yang harga sewanya terjangkau. Yang menentukan jumlah bibit ikan yang bisa dibudidayakan yaitu ukuran kolam jadi bisa disesuaikan dengan uang yang anda punya.

3. Persiapkan Kolam Terpal

Sesudah dipastikan jenis dan ukuran kolam yang akan dibuat maka sekarang waktunya untuk membangun kolam terpal tersebut. Siapkan bahan yang diperlukan seperti terpal atau plastik tebal transparan. Kemudian ada juga bahan pendukung seperti batu bata apabila dinding kolam dibatasi dengan memakai batu bata atau kayu apabila dinding kolam dibentuk dengan rangka kayu. Kolam terpal bisa dibuat di dalam tanah atau di atas permukaan tanah. Apabila di dalam tanah maka kita harus menggali tanah terlebih dulu kemudian baru menaruh terpal di atasnya. Sementara apabila dibuat di permukaan tanah maka kita harus membuat rangkanya terlebih dulu untuk kemudian menaruh terpal di dalam rangka tersebut.

4. Bersihkan Kolam yang Sudah Dibuat

Terpal yang dipakai untuk pelapis kolam terbuat dari bahan plastik yang mengandung zat kimia tertentu yang bisa berbahaya bagi ikan. Maka dari itu bersihkan terpal terlebih dulu supaya nantinya aman dipakai untuk budidaya ikan.

5. Isi Kolam Dengan Jumlah Air yang Tepat

Seperti yang sudah diketahui ikan gurame memerlukan air dalam jumlah banyak supaya tumbuh dengan baik. Contohnya untuk kolam terpal berukuran panjang 4m, lebar 2m, dan tinggi 1m maka sebaiknya kolam diisi air setinggi 50cm-75cm. Pengisian air pada kolam yaitu setengahnya atau lebih sedikit supaya ikan gampang melompat serta bisa menghindarkan dari meluapnya air ketika hujan. Apabila kolam sudah diisi air maka kolam belum bisa langsung diisi bibit ikan. Karena Anda harus mendiamkan kolam selama kurang lebih 1 minggu. Sesudah itu baru kemudian kolam siap menerima bibit ikan gurame.

Baca Juga :

6. Masukkan Benih Ikan Gurame

Sesudah semua persiapan kolam selesai dilaksanakan maka tiba waktunya untuk menebar bibit gurame yang jumlahnya sesuai dengan ukuran kolam. Contohnya dengan ukuran kolam 4m x 2m x 1m maka kolam bisa diisi sebanyak 200 ekor bibit gurame. Bibit ikan yang dimasukkan ke kolam terpal sebaiknya yang sudah berumur 2 bulan dimana ikan sudah mampu beradaptasi dengan suhu di kolam terpal.

7. Beri Pakan yang Tepat dan Bernutrisi

Pakan yang berkualitas akan menentukan kualitas dari perkembangan ikan juga. Supaya ikan bisa tumbuh optimal berilah pakan yang bernutrisi banyak serta sesuai dengan usianya jadi bisa diserap dengan sempurna. Sama dengan ikan lainnya makanan utama gurame yaitu pelet yang bisa dengan gampang anda beli di toko peternakan. Pilihlah pelet yang mempunyai kandungan protein tinggi sekitar 25%-30%.

8. Beri Makanan Tambahan

Tak hanya pakan utama berupa pelet anda juga bisa memberikan makanan tambahan lain seperti daun kangkung, daun ubi jalar, dedak halus, tumbuhan air, kuning telur, serta jagung rebus. Pakan tambahan ini bisa dikombinasi dengan pelet jadi ikan tak merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja.

9. Beri Pakan Secara Rutin dan Tepat Waktu

Seperti semua hewan peliharaan lainnya maka gurame juga harus diberi pakan secara rutin dan tepat waktu. Umumnya gurame diberi pakan 2 kali 1 hari yaitu pagi hari dan sore hari. Jangan sampai gurame peliharaan anda menjadi kelaparan karena anda lalai memberi pakan.

10. Masukkan Eceng Gondok ke Dalam Kolam

Untuk mengurangi efek suhu yang tinggi dari sinar matahari anda bisa memasukkan eceng gondok secukupnya ke dalam kolam. Berbeda dengan perairan alami seperti empang eceng gondok bisa tumbuh dengan sendirinya tetapi di kolam terpal buatan Anda harus memasukkannya secara manual untuk membantu menurunkan suhu air. Tak hanya itu eceng gondok dikenal sangat baik untuk menyerap logam berat jadi kualitas ikan yang hidup di perairan tersebut akan lebih baik.

11. Tanam Pohon di Sekitar Kolam

Cara lain untuk mengatasi efek suhu tinggi dari sinar matahari yaitu dengan menanam pohon di sekitar kolam yang fungsinya untuk peneduh jadi suhu air kolam tak terlalu panas. Idealnya gurame bisa tumbuh optimal pada suhu sekitar 24-28 derajat celcius. Tujuannya juga supaya perbedaan suhu antara siang dan malam tak terlalu jauh karena kurang baik bagi pertumbuhan gurame.

12. Jaga Kebersihan Kolam

Tak hanya memberi pakan perawatan harian yang juga tak boleh dilupakan yaitu membersihkan kolam jadi ikan memperoleh pasokan air yang bersih dan oksigen yang cukup. Contohnya membersihkan sisa makanan gurame yang tak habis yang jika dibiarkan bisa mengotori kolam. Kemudian secara berkala air kolam bisa diganti jadi ikan memperoleh pasokan air segar. Pemberian sanitizer juga bisa dikerjakan setiap 2 minggu 1 kali untuk membunuh kuman penyakit yang ada pada air kolam.

13. Pasang Saringan Air

Anda bisa memasang filter atau saringan seperti di aquarium untuk menjaga kebersihan air, jadi air di kolam tak cepat keruh dan Anda tak perlu sering-sering membersihkannya.

14. Jaga Kadar Keasaman Air

Jangan lupa juga untuk memeriksa kadar keasaman air dengan pH meter atau dengan kertas lakmus merah-biru. Untuk kadar keasaman air yang baik yaitu netral sekitar 6,5-7,5.

15. Panen Pada Waktu Yang Tepat

Budidaya ikan gurame tak perlu waktu yang lama jadi perputarannya lebih cepat. Apabila anda budidaya bibit gurame yang berbobot 2,5 ons maka dalam waktu 5 bulan anda sudah bisa panen dan memperoleh gurame dengan bobot sekitar 6-7 ons.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Terpal Plastik untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 5 roll, ukuran khusus 20 lembar/ukuran
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Tips & Trik Sukses Budidaya Ikan Bawal, Dijamin Ciamik!

ikan bawal

Perkembangan pesat budidaya ikan bawal banyak cara yang bisa kita laksanakan untuk membudidayakannya antara lain budidaya ikan bawal di kolam terpal. Di indonesia sendiri selama ini dipicu dengan kenaikan sumber bahan pangan yang sangat berdampak pada rakyat yang kekurangan dalam biaya hidup.

Dari beberapa banyak orang yang mulai berfikir tentang hal itu untuk bangkit serta menciptakan lapangan kerja sendiri dengan memulai bisnis, budidaya ikan air tawar khusunya ikan bawal. Pada awalnya budidaya ikan bawal air tawar bisa dilaksanakan di tambak, kolam permanen atau kolam tanah.

Sekarang ini dengan perkembangan teknologi yang makin canggih, budidaya ikan bawal lebih gampang dengan media kolam terpal. Ini dia proses budidayanya :

1. Persiapan

Pemilihan budidaya ikan bawal di kolam terpal memungkinkan persiapan bisa dilaksanakan dengan cepat. Jenis kolam ini dipilih karena terpal mempunyai bahan yang tak tembus dengan air dan untuk harga pembuatan pastinya lebih murah bila dibandingkan dengan pembuatan 1 kolam semen.

Budidaya ikan bawal di kolam terpal, kolamnya sendiri harus disiap juga, maksudnya disini kolam yang baru selesai kita buat tak bisa langsung dipakai tetapi harus dikondisikan terlebih dulu.

Sesudah persiapan kolam untuk budidaya ikan bawal selesai dibuat, isikan dengan air dan biarkan sekitar 1 jam, kemudian gantikan air tersebut untuk menghilangkan kotoran ataupun virus yang masih melekat pada terpal tersebut, kemudian isikan lagi dengan air sesuai dengan kebutuhan untuk budidaya ikan bawal minimal ketinggian air sekitar 50cm.

Kemudian tutupi kolam dan biarkan selama kurang lebih sekitar 2-3 hari proses ini bertujuan untuk menjaga kesterilan pada kolam, kolam budidaya ikan bawal bisa juga dikerjakan dengan cara yang tradisional seperti memberi tumpukan daun pepaya atau bisa juga diberi daun ketepeng yang dibiarkan sekitar 5-7 hari. hal ini bertujuan untuk antiseptik dari daun pepaya tersebut.

Tentunya pada kolam terpal memerlukan teknik tersendiri ketika pemeliharaan ikan bawal karena berbeda dengan kolam semen atau kolam tembok.

2. Pembenihan

Anda bisa memperoleh benih dari pasar, pembudidaya bibit. Proses yang pertama pembenihan harus diperhatikan dengan baik supaya menghasilkan pemanenan ikan yang memuaskan dan berkualitas, pemilihan bibit ikan bawal sebaiknya mempunyai ukuran sekitar 5cm-8cm atau 8cm-12cm untuk dibesarkan di kolam terpal.

Kemudian bibit ikan bawal baru bisa dipindahkan ke kolam terpal. Perlu diperhatikan bahwa penebaran bibit ikan bawal ini dihitung sebanyak 100-150 ekor per meter persegi dengan kedalaman sekitar 30cm-40cm. Perhatikan juga jumlah bibit yang ditebar ke dalam kolam. Pemakaian terpal untuk kolam ini memang sangat cocok untuk budidaya pada lahan yang kurang luas dan terbatas, tetapi banyak atau sedikitnya ikan yang menempati kolam tersebut juga harus diperhitungkan.

3. Pemeliharaan

Kolam terpal tak sama dengan kolam tanah ataupun kolam permanen maka dari itu memerlukan teknik tersendiri dalam membudidayakan ikan bawal. pertama pemilihan bibit ikan bawal. Walaupun dalam perawatan ikan bawal tak terlalu rewel dan ribet dalam budidayanya.

Tetapi sebaiknya bibit ikan bawal ini tak langsung di tebar di kolam pembudidayaan. Untuk bibit bawal ini sebaiknya di karantina di bak khusus dengan perlakuan yang tersendiri.

Baca Juga :

Lebih baiknya lagi jangan langsung memasukkan bibit ikan bawal ini ke dalam kolam, ketika bibit ikan masih dalam bungkus plastik. Masukkan seluruh plastik kedalam kolam. Hal tersebut bertujuan untuk menyamakan suhu di dalam plastik dengan suhu yang ada di kolam.

Ketika sudah terdapat gelembung dalam plastik, itu menunjukkan apabila suhu dalam air dan suhu di dalam kolam sudah sama. Kemudian masukkan air kolam ke dalam plastik, kemudian diamkan sekitar 1 jam, supaya ikan bisa beradaptasi dengan air kolam yang sudah dicampurkan tadi. Sesudah itu barulah bibit ikan bawal bisa di lepas ke kolam pembudidayaan.

Tak hanya itu, harus diperhatikan juga bawasannya pemakaian kolam terpal bisa menghambat sirkulasi air bersih dan oksigen dalam air. Sebaiknya pembudidayaan ikan bawal dengan kolam terpal harus menyiapkan filter yang berfungsi khusus untuk mengalirkan air bersih kedalam kolam. Hal ini harus selalu diperhatikan karena apabila tak akan mengakibatkan ikan bisa mati karena kekurangan oksigen.

Ikan bawal termasuk kelompok ikan yang mempunyai gigi tajam jadi ikan bawal ini termasuk ikan predator, untuk meminimalisir ikan ini menyerang ikan jenis lain, oleh sebab itu patut diwaspadai kemungkinan ikan bawal saling menyerang sesama jenis.

4. Pemberian Pakan

Pemberian pakan yaitu bagian faktor yang paling penting dalam budidaya ikan bawal ini, karena hampir 60% pengeluran biaya ada di pakan ketimbang biaya operasionalnya.

Pada tahap pertama yaitu masa ikan beradaptasi, ikan bawal diberi pakan setiap hari secara rutin dan teratur, Pemberian pakan dalam 1 hari paling tak harus 3%-5% dari berat tubuh benih ikan dan kandungan protein minimal 25%

Pada minggu pertama bibit ikan bawal diberi pakan pelet yang sudah dihancurkan atau dilembutkan menjadi tepung 750gr untuk 100.000 benih ikan bawal.

Kemudian untuk minggu ke 2 jumlah pakan di tambah menjadi 1kg untuk benih 100.000 bibit ikan bawal, dan untuk minggu-minggu selanjutnya pemberian pakan ikan bawal bisa di kondisikan sesuai dengan ukuran tubuh ikan bawal.

Pemberian pakan 3 kali 1 hari supaya ikan bawal lekas tumbuh besar, dengan cara menyebar pakan kesuluruh kolam, kemudian untuk meningkatkan potensi hidup ikan bisa dilaksanakan dengan cara pemberian vitamin seperti lipopolisakarida yang bisa dicampur dengan pakan, selain itu kebersihan kolam juga harus dilakukan sekitar 20 hari 1 kali.

5. Pemanenan

Pada proses panen ikan bawal bisa dilaksanakan ketika ikan bawal sudah berumur sekitar 4-5 bulan ataupun bila berat tubuh si ikan bawal sudah mencapai sekitar 300gr-500gr.

Cara pemanenan umumnya dengan menguras air, menyisakan sedikit air di dalam kolam, untuk penangkapannya bisa memakai jaring yang mempunyai diameter besar, pemanenan ikan bawal sama halnya dengan ikan lainnya bisa dilaksanakan secara selektif ataupun secara total.

Jumlah pemanenan ini sendiri umumnya tergantung dengan tujuan panen tersebut, apakah untuk skala konsumsi atau untuk skala produksi, untuk penjualannya Anda bekerjasama dengan pihak restoran, pabrik, pasar ataupun bisa juga di pasarkan secara online.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Terpal Plastik untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

4 Proses Jitu Budidaya Ikan Betok, Bisa Jadi Peluang Bisnis Dan Ladang Penghasilan Tambahan

Manfaat-Ikan-Betok

Ikan Betok ini termasuk jenis ikan air tawar yang umumnya banyak sekali ditemukan di aliran sungai, di waduk ataupun di danau. Ikan betok ini juga termasuk jenisikan pemangsa. Ikan dengan nama latin Anabas testudineus ini mempunyai banyak sebutan seperti ikan puyu untuk daerah Melayu, ikan betik untuk daerah Jawa, ikan papuyu untuk daerah Banjar, dan Climbing Gouramy untuk daerah Inggris.
Ikan ini mulai banyak dibudidayakan terutama di provinsi Kalimantan karena di daerah tersebut ikan ini mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi, tak hanya itu rasa daging ikan ini pun cukup lezat serta gurih. Salah satu jenis varietas ikan betok yang seringkali dibudidayakan yaitu ikan betok hijau, karena jenis tersebut berat/bobotnya bisa sampai sekitar 200gr bila dibandingkan dengan jenis ikan betok yang lainnya.

Berikut adalah Cara Budidaya Ikan Betok :

A. Persiapan Kolam Budidaya Ikan Betok

Ikan ini bisa dibudidayakan pada berbagai jenis kolam contohnya kolam terpal, kolam tanah ataupun juga tambak. Tetapi, jenis kolam yang lebih banyak dipakai yaitu kolam terpal, karena menurut masyarakat di daerah itu kolam terpal ini lebih efisien untuk perkembangan ikan betok, karena apabila dibudidayakan pada kolam tanah, ketika masa panen tiba akan mempersulit waktu pemanenan dikarenakan ikan betok sering sekali bersembunyi dalam lumpur.

Pemupukan dasar kolam untuk budidaya ikan betok ini perlu dikerjakan terutama pada kolam untuk anakan. Kolam ikan betok dewasa tak perlu melakukan pemupukan karena ikan ini dapat hidup pada kondisi air apa saja dan akan tahan terhadap kualitas air yang cukup buruk.

B. Pemijahan Ikan Betok

Benih ikan betok bisa didapatkan dari pemijahan indukan ikan betok jantan dan juga ikan betok betina. Cara membedakan antara ikan betok jantan dan betina bisa dilihat dari bentuk fisiknya. Berikut adalah ciri fisik dari ikan jantan dan betina :

  • Jantan

Mempunyai bentuk tubuh yang cukup kecil
Mempunyai kelamin yang memanjang
Mempunyai gerakan yang lincah serta gesit

  • Betina

Mempunyai bentuk tubuh yang cukup lebih besar
Mempunyai lubang kelamin dengan bentuk bulat
Mempunyai gerakan yang cukup lambat

Baca Juga :

Pemijahan ikan betok ini biasanya dikerjakan dengan cara buatan yaitu dengan cara kawin suntik. Dalam 1 kali musim kawin, ikan ini bisa dipijahkan sebanyak 3 kali dan bisa menghasilkan sekitar 5.000-15.000 butir telur. Pada suhu 260° telur-telur ikan betok akan menetas dalam kurun waktu 24 jam sedangkan pada suhu 300°C telur-telur ikan betok tersebut akan menetas dalam kurun waktu 12 jam. Sesudah itu ikan bisa disebar pada kolam.

C. Pemeliharaan Anakan Ikan Betok Dan Penebaran Ikan Pada Kolam

Ikan betok yang baru menetas tak perlu langsung diberi pakan karena ikan betok tersebut masih mempunyai cadangan makanan pada kantongnya. Sesudah ikan berumur sekitar 4 hari barulah anakan ikan tersebut diberi pakan dengan kuning telur. Pemberian pakan tersebut dilaksanakan secara rutin sebanyak 3 kali 1 hari sampai ikan tersebut berumur 14 hari.

Sesudah ikan betok berumur 14 hari, ikan betok diberi pakan berupa pelet yang sudah dihaluskan karena ini merupakan waktu kritis ikan betok. Pemberian pakan berupa pelet pada ikan betok ini dilaksanakan sampai ikan betok tersebut berumur sekitar 2 bulan. Sesudah 2 bulan barulah ikan betok bisa ditebar dalam kolam yang sudah disiapkan.

D. Pemanenan Ikan Betok

Ikan betok bisa mulai dipanen sesudah berumur sekitar 4 bulan. Akan tetapi proses pemanenan bisa dikerjakan tergantung dengan kebutuhan pasar atau tujuan proses pemanenan tersebut apakah ikan ini akan dikonsumsi atau dipakai untuk bahan produksi.

Ada 2 cara pemanenan ikan betok ini yaitu panen total serta panen selektif. Pemanenan total dilaksanakan tanpa memperhatikan ukuran ikan betok tersebut atau dipanen keseluruhan. Sedangkan pemanenan selektif dilaksanakan dengan cara di jaring kemudian ikan yang diambil yaitu ikan yang sudah siap panen dengan tujuan untuk mencari indukan ikan kembali dan juga untuk konsumsi.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Terpal Plastik untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 5 roll, ukuran khusus 20 lembar/ukuran
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Budidaya Ikan Mas Dengan Kolam Terpal, Nikmati Keuntungannya

ikan mas

Ikan mas atau Ikan karper atau nama Cyprinus Carpio yaitu salah satu jenis ikan air tawar yang sudah lama dibudidayakan di Indonesia yaitu sekitar tahun 1920an.

Klasifikasi Ilmiah Ikan Mas atau Ikan Karper

Kerajaan  : Animalia
Filum       : Chordata
Kelas        : Actinopterygii
Ordo         : Cypriniformes
Famili      : Cyprinidae
Genus      : Cyprinus
Spesies     : C. carpio

Ikan mas yaitu salah satu jenis ikan konsumsi yang banyak digemari oleh orang karena tekstur dagingnya yang lembut serta lezat dan gampang dalam melaksanakan pengolahannya bisa dijadikan berbagai macam olahan. Karena hal tersebut, Ikan mas bernilai ekonomis cukup tinggi, sehingga memungkinkan apabila banyak orang yang ingin membudidayakannya. Ikan mas bisa dibudidayakan di berbagai jenis kolam mulai dari kolam beton, kolam terpal dan kolam yang lainnya.

Ini Dia Cara Budidaya Ikan Mas Dalam Kolam Terpal, Yaitu :

Persiapan Kolam Budidaya

Proses pertama yang perlu anda sediakan yaitu mempersiapkan kolam terpal untuk budidaya ikan mas. Membudidayakan ikan mas di kolam terpal perlu memperhitungkan kalkulasi yang tepat antara besar kolam dengan jumlah ikan yang akan dibudidayakan.

Untuk membuat kolam tersebut, anda harus mempersiapkan beberapa bahan diantaranya terpal, kayu/batako/papan atau tanah untuk menahan terpal dan beberapa alat lainnya yang mendukung ketika pembuatan kolam.

Baca Juga :

Pengisian Air Pada Kolam Terpal

Apabila kolam sudah selesai dibuat, selanjutnya kolam diisi dengan air. Pada 1 minggu pertama budidaya kondisi air masih stabil, kemudian supaya pH tetap terjaga laksanakan penambahan dan pengurangan air secara berkala. Suhu air yang ideal untuk budidaya ikan yaitu sekitar 50°C-310°C.

Pemilihan Bibit Ikan Mas

Untuk dibudidayakan, pilihlah bibit yang berkualitas baik supaya nantinya hasil panen ikan mas juga berkualitas dan maksimal.

Perawatan Ikan Mas

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses perawatan ikan mas ini diantaranya pakan yang diberikan pada ikan mas, karena pakan juga akan memengaruhi kualitas ikan mas nantinya.

Selain pakan, hal yang perlu diperhatikan yaitu kualitas dari air kolam, air kolam juga harus diperhatikan kualitasnya jangan sampai buruk dan mengakibatkan ikan gampang terserang penyakit dan akhirnya banyak yang mati. Laksanakan pergantian air ini secara berkala supaya kualitas airnya terjaga dan ikan tak gampang terserang penyakit.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Terpal Plastik untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Inilah Rahasia Sukses Budidaya Ikan Belida Dengan Kolam Terpal

ikan belida

Ikan lopis merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang dijumpai di sungai di daerah Sumatra, Kalimantan, Jawa, serta Semenanjung Malaya, ikan ini tergolong dalam suku Notopteridae atau disebut ikan berpunggung pisau. Ikan lopis lebih terkenal dengan nama ikan belida atau ikan belido, yang diambil dari nama salah satu sungai di Sumatera Selatan yang menjadi habitatnya. Sedangkan, Orang Banjar menyebutnya ikan pipih.

Klasifikasi Dari Ikan Belida

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Osteoglossiformes
Famili : Notopteridae
Genus : Chitala
Spesies : C. lopis

Ikan belida dewasa bisa mencapai berat sekitar 1,5–7kg, dengan ciri khas ikan belida yaitu mempunyai punggung pisau yaitu punggungnya meninggi sehingga bagian perut terlihat lebar dan pipih. Ciri ikan belida yaitu mempunyai sirip dubur yang menyambung dengan sirip bagian ekor berawal tepat di bagian belakang sirip perut yang menyambung dengan sisik kecil. Bentuk kepala dekat punggung cekung dan rahangnya semakin panjang sesuai dengan meningkatnya umur sampai jauh melampaui batas bagian belakang mata pada ikan yang sudah besar.

Ikan belida ini umumnya dikonsumsi dengan cara dibuat kerupuk dan pempek khas palembang, diolah dengan cara digoreng ataupun dibakar, dijadikan abon dan lain sebagainya. Selain dikonsumsi, ikan belida ini juga banyak dijadikan sebagai ikan hias aquarium. Sehingga tak heran apabila orang mulai melaksanakan budidaya ikan belida ini sebagai peluang usaha.

Adapun Beberapa Cara Untuk Membudidayakan Ikan Belida, Yaitu :

Persiapan Kolam Budidaya Ikan Belida

Karena tergolong jenis ikan air tawar, kolam yang perlu disediakan untuk membudidayakan ikan belida yaitu kolam tanah ataupun kolam terpal. Kolam tersebut dibuat dengan ukuran besar karena nantinya ikan belida bisa mencapai sekitar 1-7kg.

Minimal ukuran kolam yaitu 2m persegi dengan tinggi air kolam minimal harus 30cm dan dalam kolam terdapat air mengalir supaya seperti habitat aslinya.

Apabila kolam tanah sudah jadi, laksanakan pemupukan dasar yang bertujuan supaya tanah dalam kolam subur dan hama pengganggu ikan belida musnah. Pemupukan dasar kolam tersebut dapat dilaksanakan dengan mengeringkan terlebih dulu sampai terlihat retak-retak kemudian beri pupuk organik. Setelah itu, isi kolam dengan air secara bertahap.

Baca Juga :

Belajar Cara Budidaya Goji Berry Bagi Para Pemula
Ingin Tau Cara Budidaya Mangga Irwin, Ini Dia Trik Jitunya
Ini Dia Trik Budidaya Timun Suri Untuk Pemula Agar Berbuah Lebat

Penebaran Benih Ikan Belida

Bibit ikan belida dapat diperoleh dari hasil pemijahan sendiri atau dari hasil budidaya. Untuk melaksanakan pembibitan sendiri, anda harus mencari indukan ikan belida jantan dan betina.

Untuk membedakan ikan belida dapat dilihat dari ciri fisiknya. Ciri induk ikan belida jantan mempunyai sirip perut yang panjang, berukuran lebih kecil dibandingkan dengan betina, serta mempunyai kelamin berbentuk tabung. Sedangkan, ciri indukan ikan belida betina kebalikan dari ciri indukan jantan.

Ketika masa kawin tiba, alat kelamin ikan belida jantan akan memerah dan mengeluarkan sperma berwarna putih. Letakkan bambu pada bagian dasar kolam sebagai lokasi penempelan telur. Bambu tersebut harus mempunyai panjang sekitar 1m karena dalam 1 kali pemijahan indukan betina ikan belida bisa menghasilkan telur sampai 300 butir.

Pemberian Pakan Ikan Belida

Ikan belida tergolong dalam jenis ikan karnivora, sehingga ikan ini akan memakan segala jenis ikan terutama ikan berukuran kecil. Ketika berumur 3 hari, larva ikan diberi pakan berupa udang kecil. Pemberian pakan ikan ini harus dilaksanakan secara teratur sebanyak 3 kali 1 hari, selain udang pakan yang dapat diberikan yaitu anakan ikan lele, katak kecil dan lain sebagainya.

Masa Panen Ikan Belida

Pemanenan ikan belida tergolong cukup lama. Masa panen ideal ikan belida yaitu sekitar 1 tahun atau setidaknya ikan mempunyai bobot sekitar 500-700gr/ekor. Pemanenan ikan belida ini dapat dilaksanakan secara satuan maupun total tergantung dengan permintaan.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Terpal Plastik untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Fungsi Penting Terpal Plastik Untuk Proses Pengeringan Gabah!!!

Petani menjemur gabah di kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4)

Penjemuran merupakan suatu proses pengeringan gabah basah dengan memanfaatkan dari panas sinar matahari. Untuk mencegah bercampurnya kotoran, kehilangan butiran gabah, mempermudah pengumpulan gabah dan menghasilkan penyebaran panas yang merata, maka penjemuran harus dilaksanakan dengan memakai alas. Pemakaian alas untuk penjemuran gabah ini telah berkembang yang awalnya memakai anyaman bambu kemudian menjadi lembaran plastik/terpal dan berkembang lagi memakai lantai dari semen/beton.

* Berikut Fungsi & Keuntungan dari Penjemuran Padi Dengan Alas Terpal Plastik :

  • Mempermudah pengumpulan untuk pengarungan gabah pada tahap akhir penjemuran.
  • Mempermudah melindungi gabah supaya tak terkena air hujan jika pada waktu penjemuran hujan turun secara mendadak
  • Dapat mengurangi tenaga kerja buruh di lapangan untuk penjemuran dan pengumpulan padi yang selesai dijemur.
  • Mengurangi/ menekan kehilangan butiran gabah ketika perontokan serta pengeringan.
  • Untuk alas serta dinding untuk mencegah bercampurnya antara kotoran dengan gabah
  • Untuk memperoleh panas yang merata ketika penjemuran atau pengeringan.

* Inilah Cara Untuk Menjemur Padi Dengan Mudah :

  • Siapkan terpal atau plastik
  • Buka terpal / plastik dengan dibeberkan pada lahan untuk penjemuran.
  • Laksanakan penjemuran gabah di atas alas terpal plastik dengan ketebalan sekitar 1cm–7cm. Makin tipis tumpukan gabah makin bagus, karena akan mempercepat pengeringan gabah.
  • Setiap 1-2 jam sekali laksanakan pembalikan gabah memakai sorongan supaya terkena sinar matahari secara merata serta kerinya sama.
  • Waktu penjemuran antara pukul 08.00 – 17.00.
  • Laksanakan pengumpulan dengan cara gabah ditarik ketengah memakai sorogan, dan selanjutnya langsung digulung.

Baca Juga :

Budidaya Rempah-Rempah Di Dalam Pot & Polybag, Lebih Menguntungkan
Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau
Yuk!! Intip Budidaya Kentang Dengan Metode Hidroponik

Untuk menghasilkan gabah kering yang sama, maka unsur ketebalan ketika penjemuran gabah sangat berpengaruh besar. JIka dilihat melalui efisiensi dan sudut kapasitas, maka makin tebal padi yang di jemur makin tinggi kapasitas dan efisiensi penjemuran. Namun sebaliknya, makin tebal padi yang di jemur maka makin besar pula kemungkinan terjadi antara lain :

  • Pengeringan gabah tak sama, kadar air gabah pada lapisan bawah lebih tinggi dibandingkan lapisan atas.
  • Jika cuaca sering mendung atau berawan, penjemuran dapat berlangsung lama, sekitar 7 hari bahkan lebih.
  • Ketika penjemuran gabah jangan dijemur terlalu lama karna dapat menyebabkan timbulnya butir kuning serta gabah berjamur.
  • Hasil giling gabahnya dapat menimbulkan beras pecah atau patah dan menurunkan rendemen giling.

Selain untuk penjemuran Padi atau gabah terpal plastik juga dapat dipakai untuk penjemuran rumput laut, jagung, kopi. Dan pemakaian Lainnya seperti :

  • Atap Tenda
  • Penutup Bak Truk/Mobil Pick Up
  • Selang Air
  • Alas Pengecoran

Jika Anda membutuhkan Terpal Plastik untuk budidaya ikan, untuk penjemuran gabah atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Keuntungan Budidaya Belut, Yang Kaya Gizi Sekaligus Menjanjikan

Belut-Air-Bersih-lapak-nasa

Merintis usaha budidaya belut memang bisa menjadi salah satu alternatif pilihan bagi Anda yang ingin merintis usaha perikanan. Belut menjadi pilihan yang tepat karena permintaan belut di pasaran lumayan tinggi. Selain itu, belut juga terkenal mempunyai nilai gizi yang lumayan tinggi.

Belut tergolong dalam jenis ikan tawar yang pasar nasional ataupun internasionalnya masih terbuka sangat lebar. Walapun digolongkan dalam kelompok ikan, belut berbeda dengan jenis ikan pada umumnya. Belut biasanya hidup di lumpur dengan air yang tak terlalu banyak. Kemampuan hidup di lumpur ini karena belut mempunyai 2 sistem pernapasan. Habitat belut biasa ditemukan di rawa dan sawah, tetapi di sawah sudah sangat jarang sekali ditemukan. Hal ini karena habitat belut di sawah rusak karena efek penggunaan pupuk pestisida/pupuk kimia yang sangat berlebihan. Belut diterima oleh pasar dengan baik dalam bentuk masih segar ataupun sudah olahan. Belut mempunyai kandungan gizi yang lumayan baik untuk kesehatan tubuh manusia di antaranya sebagai sumber protein serta sumber energi.

Protein pada belut juga kaya akan beberapa asam amino berkualitas baik seperti isoleusin dan leusin yang merupakan asam amino esensial yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan anak serta menjaga keseimbangan nitrogen untuk orang dewasa. Selain itu, berguna untuk perombakan dan pembentukan protein pada otot.

Baca Juga :

Inilah 7 Tanaman Yang Cocok Di Musim Hujan
Tips Jitu Merawat Kakao, Agar Berbuah Lebih Lebat
Ini Tips Agar Sukses Budidaya Mangga Alpukat Dengan Pot

Usaha budidaya belut juga sangat gampang untuk dikerjakan dan dapat menyesuaikan dengan kondisi lahannya. Usaha budidaya belut menjanjikan keuntungan yang sangat besar bagi pelaku usahanya. Belut juga mempunyai potensi yang besar untuk diekspor ke beberapa negara karena permintaan daging belut ini masih tinggi, sedangkan untuk persediaannya belum cukup memenuhi.

Usaha pembesaran belut memang banyak dikerjakan oleh masyarakat. Hal itu tak lepas dari terbatasnya informasi tentang cara dan teknik budidaya belut. Padahal, dapat dikatakan bahwa budidaya pembesaran belut relatif cukup mudah. Saat ini permintaan belut masih didominasi dari hasil tangkapan alam dan juga hasil budidaya yang masih belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Oleh karena itu, peluang usaha untuk budidaya belut masih sangat terbuka lebar.

Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata belut juga bisa dibudidayakan dengan memakai media air bening. Tak dapat dipungkiri, belut juga merupakan ikan yang hidupnya membutuhkan air sebagai media hidupnya. Atas dasar itu, logika belut dapat dibudidayakan pada media air bening menjadi sangat mungkin dilakukan.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Terpal Plastik atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

8 Keunggulan Kolam Terpal, Ikan Tak Berbau Dan Lebih Awet

cara budidaya ikan lele kolam terpal,lele sangkuriang di kolam terpal,buku budidaya,analisis usaha,dalam kotak terpal,pembuatan kolam,

Terdapat beragam media yang bisa dipakai untuk membudidaya ikan. Salah satunya yaitu kolam terpal. Pada intinya, kolam terpal terbuat dari bahan terpal plastik yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat menampung air dalam jumlah yang cukup sebagai media pembudidayaan ikan.

Biasanya kolam terpal dipakai untuk mengembangbiakkan ikan air tawar. Contohnya seperti ikan lele, ikan patin, serta ikan gurame yang dibudidayakan di dalam kolam ini terbukti tak berbau tanah sehingga akan lebih disukai oleh para konsumen. Selain itu, memelihara ikan di kolm terpal juga lebih praktis, pembuatannya yang mudah, dan biaya yang dikeluarkan untuk pembuatannyapun tidak terlalu banyak. Jadi kolam terpal kini cukup disenangi oleh para pembudidaya ikan lokal.

Kelebihan Dari Kolam Terpal

Keunggulan kolam terpal untuk budidaya ikan lele dan ikan gurami diantaranya :

1. Kolam Terpal Dapat Diaplikasikan Pada Daerah Yang Kurang Air

Untuk anda yang tinggal di daerah pesisir pantai yang notabenenya tanah berpasir dan kurang mampu menahan air, kolam terpal adalah pilihan yang sangat tepat untuk budidaya ikan. Berbudidaya ikan dengan kolam tanah pada daerah pesisir pantai atau daerah lain yang tanahnya meresap air akan mendapati kendala dengan air yang terus berkurang karena langsung meresap ke dalam tanah. Kolam terpal adalah solusi yang cocok bila anda ingin membuka usaha budidaya ikan.

2. Suhu Air di Kolam Terpal Lebih Stabil

Pengalaman pembudidaya ikan gurame di daerah yang suhunya rendah membuktikan kolam terpal dapat menahan fluktuasi suhu kolam yang biasanya terjadi pada saat perubahan musim. Rahasianya terletak pada alas sekam yang ditebar sebelum terpal di pasang. Pada musim kemarau alas sekam tersebut disiram air agar cepat busuk. Proses pembusukan tersebut akan menghasilkan panas yang pada akhirnya dapat menjaga suhu air menjadi stabil untuk budidaya gurame.

3. Ikan Kolam Terpal Tidak Berbau Tanah

Berbeda dengan budidaya dengan kolam tanah yang biasanya ikan hasil panenan masih berbau lumpur atau tanah, ikan hasil budidaya di kolam terpal sama sekali tidak berbau lumpur atau tanah. Ikan yang tidak berbau lumpur atau tanah relatif lebih digemari oleh para konsumen.

Baca Juga :

Ingin Tahap Pembangunan Lebih Aman, Gunakanlah Jaring Polynet!!
Plastik UV Untuk Budidaya Ikan, Lebih Untung Dan Menjanjikan!!
Inilah Alasan Mengapa Kantong Sampah Rumah Sakit Berbeda

jual-terpaljual-terpal-tendajual-terpal-kolamjual-terpal-bekas-surabayajual-terpal-bekas-735x400

4. Panen Ikan Lebih Mudah

Karena ukuran kolam yang umumnya tidak terlalu besar, panen ikan di kolam terpal relatif lebih mudah dikerjakan. Selain itu dasaran kolam terpal biasanya hanya terdapat sedikit lumpur atau bisa juga tidak ada sama sekali sehingga panen ikan di kolam terpal lebih mudah untuk dikerjakan.

5. Pengolahan Kolam Terpal Lebih Cepat

Proses pengolahan kolam terpal sebelum dipakai kembali sangat jelas lebih cepat dibandingkan dengan kolam tanah. Proses pengolahan ini yang harus dilakukan para pembudidaya ikan untuk menghilangkan bibit penyakit. Kolam tanah pada umumnya memerlukan waktu sekitar 2-7 hari untuk proses mengeringkan. Kolam terpal hanya memelukan waktu beberapa jam saja atau paling lambat sekitar 1-2 hari untuk proses mengeringkan.

6. Padat Tebar Benih Ikan Lebih Tinggi

Pada budidaya ikan di kolam tanah pada umumnya jarang melakukan pembersihan kotoran ikan dan sisa makanan yang menumpuk di dasar kolam. Penumpukan sisa makanan dan kotoran ikan ini kemudian akan menghasilkan zat-zat yang bersifat racun bagi ikan. Ikan pun kemudian ogah untuk berenang di dasar kolam. Akibatnya ruang gerak untuk ikan menjadi sangat terbatas.

Lain halnya bila budidaya ikan dikerjakan pada kolam terpal. Kotoran ikan dan sisa pakan yang menumpuk di dasar kolam lebih mudah dibersihkan dengan cara disedot. Ruang gerak untuk ikan jadi luas dan ikan tak takut untuk berenang ke daerah dasar kolam, karena tidak adanya zat beracun.

7. Jarang Ditemui Hama & Penyakit

Hama yang memangsa ikan khususnya benih jarang ditemukan pada kolam terpal. Selain itu ikan yang di budidayakan pada kolam terpal relatif jarang terkena penyakit.

8. Kelangsungan Hidup Ikan Lebih Tinggi

Karena jenis air yang berkualitas dan dapat terkontrol serta terminimalisirnya dari serangan hama dan penyakit jadi kelangsungan hidup ikan yang dibudidayakan lebih tinggi.

Itulah beberapa keunggulan kolam terpal untuk budidaya ikan, meskipun memiliki beragam keunggulan, bukan berarti kolam terpal merupakan cara terbaik untuk membudidaya ikan air tawar. Khususnya apabila anda ingin membudidaya ikan dalam jangka yang lama. Kolam permanen akan lebih cocok dibandingkan kolam terpal.

Jika Anda membutuhkan Terpal Plastik untuk budidaya ikan dengan harga yang murah dan terjangkau Anda bisa hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564